Sensasi wedang sekoteng Waroeng Joglo Wonosobo di tengah kabut yang dingin

DIREKTORIJATENG.COM, WONOSOBO- Hawa dingin sangat terasa saat melintasi jalanan Wonosobo di malam hari. Kabut putih tampak menyelimuti sekitar. Bahkan seringkali menutupi pemandangan para pengendara yang melintas. Saat-saat seperti inilah yang pas untuk menepi dan menghangatkan diri.

Anda bisa mampir sebentar di Waroeng Joglo di Jalan Parakan-Wonosobo Km 16, Kapencar Wonosobo. Tak jauh dari pintu gerbang masuk Kabupaten Wonosobo jika Anda dari arah Temanggung. Waroeng Joglo menawarkan aneka kuliner dan minuman khas. Satu di antaranya adalah minuman atau wedang sekoteng. Tim Direktori Jateng baru-baru ini mencicipinya.
Wedang Sekoteng Waroeng Joglo Wonosobo (foto direktorijateng.com)
Wedang Sekoteng Waroeng Joglo Wonosobo (foto direktorijateng.com)
Wedang sekoteng merupakan minuman racikan antara jahe dan susu. Minuman ini disajiikan dengan campuran roti tawar, kacang dan kolang-kaling. Rasanya hampir sama dengan wedang ronde biasa, hanya saja ada campuran susunya. Wedang sekoteng ini disajikan dalam keadaan panas dalam sebuah mangkuk berukuran kecil.

Wedang sekoteng Waroeng Joglo Wonosobo sangat pas untuk menghangatkan tubuh. Ada sensasi yang tak dapat diungkapkan dalam kata saat Anda menyeruput wedang sekoteng sementara di sekeliling Anda adalah kabut menyelimuti. Ingin tahu rasanya? Coba sendiri di Waroeng Joglo Wonosobo yang buka saban hari, mulai pukul 08.00-21.00 Wib. (AS)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel