SMP Islam Terpadu PAPB Semarang

DIREKTORI JATENG- SMP Islam Terpadu PAPB Semarang berlokasi Jl Panda Barat No 44 Semarang. SMPIT PAPBmerupakan sekolah swasta terbaik di Jawa Tengah. Hal itu berdasarkan raihan nilai akreditasi yang dilakukan oleh Badan Akreditasi Provinsi Sekolah/ Madrasah (BAP-SM) Jateng pada 2014 silam. Sesuai hasil penilaian, SMPIT PAPB Semarang memeroleh predikat A.
Tak tanggung-tanggung, skor akreditasi yang diraih hampir mendekati sempurna. Kepala SMPIT PAPB Semarang, HM Ramelan menyampaikan, hal itu tak lepas dari perjuangan segenap stake holder yang terlibat. Hasil visitasi BAP-SM Provinsi Jateng, nilai akreditasi SMPIT PAPB Semarang tertinggi di Kota Semarang dan terbaik di Jateng untuk kategori sekolah swasta.
“Nilai akreditasi 97 poin. Manajemen yang kami terapkan memang sudah kami persiapkan secara matang. Delapan standar nasional pendidikan sudah kami jalankan. Alhamdulillah semuanya baik,” ungkapnya beberapa waktu silam.
Peserta kompetisi pencak silat saat berlaga di SMPIT PAPB Semarang, Sabtu (13/2).
Peserta kompetisi pencak silat saat berlaga di SMPIT PAPB Semarang, Sabtu (13/2).
Sebagai informasi, SMPIT PAPB berdiri sejak 27 April 2003. Sekolah ini lahir dari rahim pengajian Ahad pagi bersama (PAPB). Majelis ini yang kemudian berkembang menjadi Yayasan Amal PAPB yang mengelola lembaga pendidikan mulai dari TK/ KB hingga SMP. Dalam waktu dekat ini PAPB juga akan mengembangan lembaga pendidikan setingkat SMA.
Sejauh ini, SMPIT PAPB mengalami perkembangan cukup pesat. Ramelan mengungkapkan, mulanya sekolah yang dikelolanya hanya bisa menampung sebanyak 55 siswa. Namun kini siswaSMPIT PAPB yang terdaftar berjumlah ribuan. “Ini menunjukkan adanya perkembangan jumlah pendaftar. Artinya, minat masyarakat terhadap SMP ini semakin meningkat,” katanya.

One Day School


Ramelan mengungkapkan, sebagai sekolah berbasis Islam, pembelajaran di SMPIT PAPBdidesain one day school. Sekolah memberikan perhatian khusus terhadap karakter siswa melalui pembiasaan di sekolah. Hal itu dilakukan melalui pembiasaan yang dilakukan sehari-hari. Pembelajaran yang dilakukan dari pagi sampai sore tak hanya teori melainkan juga praktik dengan bimbingan guru.
“Kami berpijak pada nasionalisme dan religiositas anak,” katanya.
Untuk pendalaman keagamaan, siswa diajarkan agar setiap bertemu saling bersalaman. Saat pagi siswa juga diajak untuk membiasakan membaca Alquran bersama-sama. Biasanya dilakukan sebelum pembelajaran dimulai. Juga salat berjamaah saat duhur dan asar. Anak-anak juga diajak membiasakan melaksanakan salat duha.
“Ini yang mungkin sangat jarang diterapkan di tempat lain,” kata Ramelan.
Soal prestasi akademik, SMPIT PAPB tak kalah dengan sekolah lain. Selama ini SMPIT PAPBselalu mengutamakan proses pembelajaran yang berkualitas ketimbang hasil akhir. Meskipun input siswa awalnya berkemampuan akademik minim, namun setelah mengikuti pembelajaran intensif hasilnya bisa dibilang memuaskan.Terbukti, hasil Ujian Nasional (UN) dari tahun ke tahun cukup bagus. Beberapa anak bahkan memeroleh nilai 10 untuk IPA.
Pembelajaran di sekolah sudah didukung dengan fasilitas IT lengkap. Kegiatan pembelajaran juga dilengkapi dengan laboratorium bahasa, IPA dan komputer. Semua ruang kelas ber-AC.(AS)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel