Asyiknya bermain air di tujuh undakan Curug Nangga Banyumas

DIREKTORIJATENG.COM, BANYUMAS- Nama Curug Nangga menjadi booming setelah ramai dibicarakan di media sosial. Para pengunjung yang mengabadikan keindahan alam Curug Nangga beramai-ramai mengunggah foto di media sosial. Orang-orang pun mulai penasaran dan berdatangan untuk menyaksikan secara langsung. Tak terkecuali tim Direktori Jateng yang sempat menyaksikan pesonanya beberapa waktu lalu.  

Curug Nangga kini menjadi destinasi wisata baru di Kabupaten Banyumas. Letaknya cukup jauh dari pusat kota. Yaitu di Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas. Wisata Curug Nangga masih terus dikembangkan oleh Pemkab Banyumas bersama kelompok sadar wisata Petahunan.

Rupanya benar apa yang dibicarakan orang-orang di media sosial. Menyaksikan Curug Nangga sungguh tak membosankan. Suara gemuruh air menghadirkan sensasi tersendiri. Curug Nangga memiliki tujuh undakan. Semakin ke bawah, semakin pendek. Air mengalir deras melalui tujuh undakan dengan ketinggian yang berbeda tersebut. 

Menurut Ketua RW 5 Petahunan Siyo Sujono (48), Curug yang paling atas bernama Curug Nangga dengan ketinggian mencapai 25 meter. Airnya mengalir cukup deras. Lubuknya agak dangkal dan lapang sehingga tak sedikit pengunjung yang memilih bermain air dan mandi di sini.
Pemandangan Curug Nangga Petahunan Banyumas. (foto direktorijateng.com)
Curug di bawahnya bernama Curug Cikidang. Ketinggiannya hampir sama dengan Curug Nangga. Curug di bawahnya bernama Kedung Gomblang dengan ketinggian sekitar 9 meter. Menurut desas-desus, kedalaman lubuknya mencapai belasan meter. Pengunjung diimbau untuk berhati-hati bermain di sekitar curug ini.

Selanjutnya Curug Pewinihan dengan ketinggian 4 meter. Sementara curug kelima, enam dan tujuh belum memiliki nama. Masing-masing memiliki ketinggian antara 1,5-2 meteran.

Menurut Siyo, disebut Curug Nangga lantaran curug tersebut mirip tangga. Curug Nangga juga berkait erat dengan cerita setempat. Konon, di Petahunan ada seorang bernama Kaki Prayanangga. Dia adalah leluhur masyarakat setempat. Kaki Prayanangga bertapa di Curug Nangga. "Saat bertapa dan belum sampai titik akhir, dia kejatuhan batu mengenai kepalanya," kata Siyo.

Sebelum meninggal, dia sempat menitipkan pesan kepada orang terdekatnya agar tempat kejadian diberi nama Curug Nangga. 

37 Km dari Alun-alun Purwokerto

Curug Nangga berada di Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen Banyumas. Cukup jauh dari pusat kota, yaitu sekitar 37 Km dari alun-alun Purwokerto, Kabupaten Banyumas. Jika Anda dari alun-alun Purwokerto, ambil Jalan Ajibarang-Secang (Jalan Raya Cilongok) lalu ke Jalan Ajibarang-Brebes hingga ke Kecamatan Pekuncen.

Saat memasuki Desa Petahunan, ada dua jalur akses menuju lokasi yang bisa dilewati. Yaitu melalui RW 5 dan RW 3. Jika melalui RW 5 aksesnya cukup mudah. Pengunjung bisa mengambil rute dari Balai Desa Petahunan ke kanan hingga sampai RW 5. Jalur ini sudah dikeraskan. Pengunjung bisa langsung parkir kendaraan dekat curug.

Sementara satu rute lagi yaitu lewat Semikir di RW 3. Jika pengunjung melalui rute ini, pengunjung harus berjalan kaki sepanjang lebih kurang 1 KM. Sebab parkir kendaraan berada cukup jauh dari lokasi. (AS)

0 Response to "Asyiknya bermain air di tujuh undakan Curug Nangga Banyumas"

Post a Comment